Friday, 28 June 2013

BATAS

BATAS
Producer and main actress: Marcella Zalianty

Kamis, 27 Juni 2013













Sebuah film yang bercerita tentang kehidupan suku Dayak terutama di garis depan perbatasan Indonesia dan Malaysia, di pulau Borneo. Film ini mengangkat isu sosial, politik dan kemasyarakatan yang terjadi sehari-hari.

Hal-hal yang bisa saya ambil sebagai pesan moral dari film ini adalah:
1.       Banyak masyarakat kota atau orang dengan kategori mampu yang bersedia menyumbangkan materi, dana atau tenaga untuk kemajuan daerah tertinggal. Namun, persepsi masyarakat kota maju tentang masyarakat kota tertinggal seringkali dikecohkan dengan sentiment negative yang membuat “jarak” sehingga banyak ahli yang enggan untuk ditempatkan di daerah tertinggal.
2.       Untuk bisa melakukan perubahan atau menggerakkan suatu masyarakat melakukan suatu perubahan diperlukan kerendahan hati untuk mendengarkan cerita, keluh kesah, dan adat tradisi setempat. Setelah menyelami dan berhasil mengikuti ritme masyarakat setempat, barulah masyarakat bersimpati untuk mengikuti arahan menuju perbaikan.
3.       Uang memang diperlukan, namun pendidikan adalah satu-satunya cara menanggulangi kemiskinan dan kebodohan. Dengan pola pikir yang cerdas dan akhlak yang mulia, niscaya pemuda akan kembali untuk mengembangkan daerah masing-masing.
4.       Disaat bangunan atau ruang kelas tidak memadai untuk kegiatan belajar mengajar, seorang pendidik sejati bisa memanfaatkan alam bebas sebagai gudang ilmu dan sarana pendidikan yang efektif.
5.       Tindak kriminal atau ketidakadilan banyak terjadi di daerah tertinggal, masyarakatnya yang bodoh, butuh uang, dan mudah terhasut. Usaha untuk memerangi kejahatan, kemiskinan, dan buta huruf, kita tidak mampu melakukannya sendiri. Kita harus berjuang bersama-sama. Semua lembaga penegak hukum: kepolisian, kehakiman, dan kejaksaan, harus diikutsertakan dalam pembangunan kota tertinggal.
6.       Keberagaman budaya suku-suku bangsa Indonesia begitu lengkap. Oleh karena itu, tugas kita semua untuk mencintai, melestarikan dan menyebarluaskannya ke generasi muda atau ke luar negeri dimana kita berkiprah.
7.       Di tengah pilihan antara mencari keuntungan instan atau memberikan edukasi dan hiburan yang bermoral memang tidak mudah. Namun suatu negara yang besar adalah negara yang mampu menghargai sejarahnya sendiri.

Kesimpulan yang bisa saya ambil dari film BATAS ini adalah kita sebagai generasi muda yang kelak akan menjadi pemimpin, kita harus belajar mendengar, memahami, dan merubah keadaan menjadi lebih baik. Di tangan kitalah terletak masa depan Indonesia. Satu orang tidak akan mampu melawan, namun bila bersama-sama kita pasti menang.





No comments:

Post a Comment